Pemberdayaan Masyarakat Melalui Analisis Prosedur Pengolahan Produk Hasil Perikanan UMKM Pempek Di Kota Mataram
DOI:
https://doi.org/10.71024/aksi.2026.v3i1.106Keywords:
Pempek, ikan tenggiri, produk olahan ikan, Nusa Tenggara BaratAbstract
Produksi perikanan tangkap di Nusa Tenggara Barat (NTB) menunjukkan angka yang cukup signifikan dari tahun ke tahun dan memiliki peran besar dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional. Dalam proses tersebut, inovasi pengolahan produk perikanan terus berkembang untuk memenuhi tuntutan pasar yang semakin kompleks. Salah satu produk turunan hasil perikanan yang digemari di berbagai daerah di Indonesia adalah pempek. Pempek merupakan salah satu kuliner khas Sumatera Selatan dan biasa dikonsumsi oleh kalangan anak-anak, remaja, sampai masyarakat dewasa. Pempek terbuat dari bahan dasar ikan giling, tepung tapioka, garam dan air. Pempek AHA merupakan salah satu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang kuliner tradisional, khususnya pempek khas Palembang, yang berlokasi di Kota Mataram. Produk ini menggunakan ikan tenggiri betina sebagai bahan baku utama adonan, yang diperoleh langsung dari penyedia pada hari produksi untuk menjaga kesegaran dan kualitas rasa. Sejak berdiri pada tahun 2018, Pempek AHA telah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dan dikenal luas tidak hanya di wilayah Nusa Tenggara Barat, tetapi juga telah menjangkau konsumen di luar provinsi. Proses produksi pempek khas Palembang di UMKM Pempek AHA meliputi beberapa tahapan di antaranya pemilihan bahan baku, pembersihan, pengadonan, perebusan dan penggorengan, penirisan, dan pengemasan.
Downloads
References
Afriani, Y., Lestari, S., & Herpandi. (2015). Karakteristik fisiko-kimia dan sensori pempek ikan gabus (Channa striata) dengan penambahan brokoli (Brassica oleracea) sebagai pangan fungsional. FishtecH-J Teknol Hasil Perikanan, 4(2), 95–103. DOI:10.36706/fishtech.v4i2.3503
Aminullah, A., Marwiyah, S., & Kusumaningrum, I. (2021). Aplication of catfish flour on texture and hedonic profiles of pempek lenjer. Agrointek : Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 15(2), 441-451. doi:https://doi.org/10.21107/agrointek.v15i2.8566
Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Barat. (2024). Volume produksi dan nilai produksi perikanan tangkap menurut kabupaten/kota dan jenis di Provinsi Nusa Tenggara Barat, 2024. BPS NTB.
Nopianti, R., Widiastuti, I., Supriadi, A., Nugroho, G. D., Lestari, S., & Andini, J. (2025). Karakteristik fisikokimia dan sensori pempek ikan tenggiri (Scomberomorus commerson) kombinasi dengan ikan kakap putih (Lates calcarifer. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 28(9), 815-827. https://doi.org/10.17844/5qedt427
Firman, Nur, A., Muhammad, R., & Amira, M. (2021). Analisis kandungan histamin ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) dengan kemasan dan suhu penyimpanan yang berbeda. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian, 7(1), 21–30. DOI: DOI:10.26858/jptp.v7i1.12591
Hernawati, D., Nurkamilah, S. & Suharyat,. S. (2020). Perbandingan Aktivitas Antibakteri Bawang Putih ( Allium Sativum ) dengan Varietas Berbeda Secara In Vitro terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia Coli. Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 2(1), 23–33. DOI: https://doi.org/10.31980/lsciences.v2i1.402
Hidayati, S. H., Suryani, N., Rahmah, S., & Yudistira, S. (2022). Analisis kandungan protein, zat besi dan daya terima pempek ikan nila (Oreochromis niloticus) dan bayam (Amaranthus spp). Jurnal Gizi dan Kesehatan, 14(1), 18–33. https://doi.org/10.35473/jgk.v14i1.241
Husaini, A. V., Pamungkas, B. F., Irawan, I., Mismawati, A., & Diachanty, S. (2023.). Pemanfaatan kepala dan tulang terhadap penerimaan konsumen dan karakteristik kimia pempek ikan bandeng (Chanos chanos). Jambura Fish Processing Journal. DOI: https://doi.org/10.37905/jfpj.v5i2.18791
Idrus, M. A., Safitri, N., Latunra, A., & Yuliani, R. (2022). Profil hasil tangkapan di Pelabuhan Pendaratan Ikan Amagarapati. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 12(2), 45–53. DOI:10.20884/1.oa.2022.18.S1.975
Muchsiri, M., Sylviana, S., & Martensyah, R. (2021). Pemanfaatan pati ganyong sebagai substitusi tepung tapioka pada pembuatan pempek ikan gabus (Channa striata). Edible: Jurnal Penelitian Ilmu ilmu Teknologi Pangan, 10(1), 17–19. DOI:10.32502/jedb.v10i1.3641
Sanjaya, D. B., & Alhanannasir, A. (2018). Mempelajari frekuensi pencucian surimi terhadap sensori pempek ikan tengiri pasir ( Scomberomorus guttatus ) yang dihasilkan. Edible: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Teknologi Pangan, 17(1), 12–32. DOI: https://doi.org/10.32502/jedb.v7i1.1653
Talib, A., & Marlena, T. (2015). Karakteristik organoleptik dan kimia produk empek-empek ikan cakalang. Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan, 8(1), 50–59. DOI:10.29239/j.agrikan.8.1.50-59
Widyaningrum, S. A., Setyowati, & Dewi, S. (2019). Pengaruh penambahan bayam merah (Amaranthus tricolor L.) pada pembuatan pempek ikan tenggiri ditinjau dari sifat fisik, sifat organoleptik dan kadar zat besi (Fe). Jurnal Teknologi Kesehatan, 15(1), 8–15. DOI:10.52523/maskermedika.v11i2.561
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fitry Hasan Wau, Salnida Yuniarti Lumbessy, Suzana Hasmi, Setyaning Pawestri, Nayla Azzra Syafitri, Firman Fajar Perdhana, Astrid Nilantika (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







